Home » » Pentingnya Memberikan Kebutuhan Gizi Balita dan Gizi Bayi

Pentingnya Memberikan Kebutuhan Gizi Balita dan Gizi Bayi

Posted by Info Kesehatan on Senin, 14 September 2015

Gizi atau nutrisi adalah ikatan kimia yang sangat dibutuhkan tubuh guna untuk melakukan fungsinya, sebagai menghasilkan energy, membangun dan menjaga jaringan, serta juga mengatur proses-proses kehidupan. Disamping untuk kesehatan tubuh, gizi dikaitkan dengan potensi ekonomi seseorang, karena gizi berkaitan dengan perkembangan otak, kemampuan belajar dan produktivitas kerja.

Pentingnya Memberikan Kebutuhan Gizi Balita dan Gizi Bayi


Perlu kita ketahui bahwa dalam pertumbuhan dan perkembangan yang baik tidak hanya bersifat fisik namun juga mental serta intelektualitas, sehingga proses tumbuh kembang tersebut layak disebut bukan saja sebagai proses pertumbuhan namun sebagai proses tumbuh kembang. Agar proses pertumbuhan dan perkembangan dapat berjalan secara optimal, anak harus mendapatkan pemenuhan gizi balita dari tiga kebutuhan pokoknya. Kebutuhan gizi balita yang pertama merupakan kebutuhan fisik-biologis yang berupa kebutuhan nutrisi seperti Air susu ibu atau ASI, imunisasi, dan kebersihan fisik serta lingkungan. Kebutuhan kedua merupakan kebutuhan emosi yang berupa kasih sayang, rasa aman dan nyaman, dihargai, diperhatikan, dan didengar keinginan serta pendapatnya. Kebutuhan yang ketiga adalah kebutuhan pokok yang Saling berhubungan, kebutuhan akan stimulasi yang mencakup kegiatan bermain untuk merangsang semua indra pada anak, yang berfungsi mengasah motoric halus dan kasar, melatih keterampilan berkomunikasi, melatih kemandirian, melatih berpikir dan berkreasi.

Memenuhi gizi balita sejak dalam kandungan
Ketika janin mengalami kekurangan gizi, maka hal ini dapat berpengaruh besar pada penyakit yang disebut dengan gizi buruk. Dan juga risiko teserangnya cacat akan lebih besar, baik cacar fisik maupun cacat mental. Maka dari itu, bagi seorang ibu harus dengan tepat dan benar-benar menjaga serta memperhatikan secara cermat terhadap kandungannya, menjaga kesehatan kandungannya sendiri, serta tidak lupa untuk memberikan gizi yang cukup yang dibutuhkan oleh janin.

Asupan gizi balita haruslah sangat diperhatikan dengan benar, terutama dalam lima tahun pertama dalam kehidupannya karena asupan gizi balita pada masa itu merupakan hal yang sangat penting dan akan mempengaruhi dan menentukan tumbuh kembang anak selanjutnya.

Gizi balita yang cukup akan mempengaruhi segala kinerja otak mulia dari kemampuan belajar hingga berjalan, mengenal huruf, sampai bersosialisasai atas pengaruh jumlah dan pengaturan hubungan-hubungan antarsel syaraf. Sedangkan perkembangan kemampuan bicara, bahasa, kreativitas, kesadaran social, emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan berikutnya.

Memperhatikan asupan makanan zat gizi pada bayi dan balita mempunyai manfaat sebagai berikut :
Mampu mendukung perkembangan dan pertumbuhan baik secara fisik maupun otak agar menjadi lebih maksimal.

Mampu membantu sistem kekebalan tubuh yang berfungsi normal untuk menjaga kesehatan tubuh.
Dapat mencegah gangguan kesehatan seperti kekurangan zat besi, karies gigi, obesitas, bahkan osteoporosis ketika usia telah dewasa.

Dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit mematikan dimasa yang akan datang, seperti penyakit kanker, jantung, diabetes dan stroke.

Dapat terhindar dari risiko ketidakseimbangan energy, sehingga menghambat pertumbuhan anak, penurunan kesadaran, gangguan bicara, penurunan kecerdasan, gangguan pemusatan perhatian, gangguan rasa percaya diri, sariawan atau beri-beri.

Kecenderungan pola makan anak yang kurang baik, seperti lebih banyak mengkonsumsi makanan instan atau minuman bersoda akan meningkatkan risiko obesitas.

Dari ulasan di atas, sebagai orang tua tentu harus selalu lebih sadar bahwa gizi untuk balita dan bayi harus dipenuhi secara optimal. Penerapan pola makan yang tepat saat balita biasanya akan terus dilakukan hingga dewasa. Dengan pemenuhan gizi seimbang saat balita, tentu akan memberikan dampak positif di masa yang akan datang.

Beberapa menu makanan seimbang untuk balita yang harus dipenuhi :
  • Karbohidrat, makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, roti, sereal, kentang.
  • Buah dan sayuran.
  • Susu dan produk olahannya.
  • Protein, seperti yang terkandung pada ikan, susu, daging, telur, kacang-kacangan.
  • Lemak, seperti yang terkadung pada minyak ikan, mentega, santan, roti atau kue.

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan tentang pentingnya memberikan kebutuhan gizi yang seimbang untuk balita dan gizi untuk bayi. Semoga dapat bermanfaat bagi anda.





0 komentar:

Posting Komentar

Translate

.comment-content a {display: none;}